Bagaimana cara mengonversi antar basis bilangan?
Untuk mengonversi bilangan desimal ke basis lain, bagi berulang dengan basis target dan baca sisa baginya dalam urutan terbalik; untuk mengonversi ke desimal, kalikan tiap digit dengan nilai tempatnya dan jumlahkan hasilnya. Contoh: desimal 255 adalah 11111111 dalam biner, 377 dalam oktal, dan FF dalam heksadesimal.
Langkah mengonversi bilangan desimal ke basis lain
- Bagi bilangan desimal dengan basis target dan catat sisanya.
- Bagi hasil bagi dari langkah sebelumnya dengan basis itu lagi, catat tiap sisanya.
- Ulangi sampai hasil baginya mencapai 0.
- Baca sisa-sisa tersebut dalam urutan terbalik (yang terakhir dihitung dibaca pertama) untuk mendapatkan bilangan hasil konversi.
- Untuk heksadesimal, ganti sisa 10 sampai 15 dengan huruf A sampai F.
Konversi basis bilangan
Nilai desimal = Jumlah dari (digit x basis^posisi), posisi dibaca dari kanan ke kiri mulai dari 0
- Basis 2 (biner) memakai digit 0-1 · Basis 8 (oktal) memakai digit 0-7
- Basis 10 (desimal) memakai digit 0-9 · Basis 16 (heksadesimal) memakai digit 0-9 dan A-F
Konversi basis angka yang paling sering dicari
FF heksadesimal jika diubah ke desimal berapa?
FF heksadesimal sama dengan 255 desimal (15 × 16 + 15 = 255).
1010 biner jika diubah ke desimal berapa?
1010 biner sama dengan 10 desimal (1×8 + 0×4 + 1×2 + 0×1 = 10).
255 dalam biner ditulis bagaimana?
255 desimal adalah 11111111 dalam biner (delapan angka 1, nilai maksimum byte 8-bit).
100 biner jika diubah ke desimal berapa?
100 biner sama dengan 4 desimal (1×4 + 0×2 + 0×1 = 4).
7F heksadesimal jika diubah ke desimal berapa?
7F heksadesimal sama dengan 127 desimal (7×16 + 15 = 127), nilai maksimum byte 8-bit bertanda.
10 desimal dalam heksadesimal ditulis bagaimana?
10 desimal adalah A dalam heksadesimal, karena digit hex A-F mewakili 10-15.
8 desimal dalam oktal ditulis bagaimana?
8 desimal adalah 10 dalam oktal (satu kelompok 8 ditambah nol satuan).
377 oktal jika diubah ke desimal berapa?
377 oktal sama dengan 255 desimal (3×64 + 7×8 + 7×1 = 255).
Contoh konversi di empat basis
| Desimal | Biner | Oktal | Heksadesimal |
|---|
| 255 | 11111111 | 377 | FF |
| 100 | 1100100 | 144 | 64 |
| 42 | 101010 | 52 | 2A |
| 1000 | 1111101000 | 1750 | 3E8 |
| 8 | 1000 | 10 | 8 |
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa komputer memakai biner, bukan desimal?
Perangkat keras komputer dibangun dari transistor yang paling andal dibaca dalam dua keadaan, hidup atau mati, yang secara alami sesuai dengan digit biner 1 dan 0. Memakai dua keadaan alih-alih sepuluh mengurangi kemungkinan salah membaca sinyal.
Mengapa heksadesimal umum dipakai dalam pemrograman?
Setiap digit heksadesimal mewakili tepat 4 bit biner, sehingga satu byte (8 bit) selalu tepat 2 digit hex, seperti FF untuk 11111111. Ini membuat hex menjadi singkatan biner yang ringkas dan mudah dibaca manusia, umum dijumpai pada kode warna dan alamat memori.
Bagaimana cara mengonversi bilangan biner kembali ke desimal?
Kalikan tiap digit biner dengan 2 pangkat posisinya, dimulai dari 0 di sebelah kanan, lalu jumlahkan hasilnya. Contohnya, biner 1010 adalah (1x8) + (0x4) + (1x2) + (0x1) = 10 dalam desimal.
Karakter apa yang tidak valid untuk tiap basis?
Biner hanya menerima 0 dan 1; oktal menerima 0 sampai 7; desimal menerima 0 sampai 9; heksadesimal menerima 0 sampai 9 dan A sampai F, tanpa membedakan huruf besar/kecil. Memasukkan karakter lain menampilkan error untuk basis tersebut.
Alat ini hanya mengonversi bilangan bulat non-negatif; tidak menangani bilangan negatif, nilai pecahan (bukan bilangan bulat), atau basis selain 2, 8, 10, dan 16.
Sources: Donald E. Knuth, The Art of Computer Programming, Vol. 2: Seminumerical Algorithms (sistem bilangan posisional)