Cara kerja
Dengan anuitas, pembayaran tiap bulan sama; awalnya didominasi bunga, lalu pokok.
Dengan pokok tetap, pokok tiap bulan sama sehingga cicilan menurun. Total bunga lebih kecil tetapi beban awal lebih besar.
Cicilan = P × r × (1+r)^n ÷ ((1+r)^n − 1), r = bunga bulanan, n = jumlah bulan.
Diasumsikan bunga tetap tanpa masa tenggang. Pinjaman nyata bisa mencakup biaya dan bunga mengambang.
Bagaimana cara menghitung cicilan pinjaman?
Untuk menghitung cicilan pinjaman, kalikan pokok pinjaman dengan suku bunga bulanan dan dengan (1 + suku bunga) dipangkatkan jumlah cicilan, lalu bagi dengan faktor yang sama dikurangi 1. Contoh: KPR Rp500.000.000 dengan bunga tahunan 9% selama 20 tahun (240 kali cicilan bulanan) memiliki cicilan bulanan sebesar Rp4.498.630.
Langkah menghitung cicilan pinjaman
- Ubah suku bunga tahunan menjadi suku bunga bulanan: bagi dengan 12, lalu bagi dengan 100 (9% menjadi 0,0075).
- Ubah tenor pinjaman menjadi bulan: kalikan jumlah tahun dengan 12 (20 tahun menjadi 240 bulan).
- Pangkatkan (1 + suku bunga bulanan) dengan jumlah bulan.
- Kalikan pokok pinjaman dengan suku bunga bulanan dan dengan hasil tersebut.
- Bagi dengan (hasil tersebut dikurangi 1) untuk mendapatkan cicilan bulanan.
Rumus cicilan pinjaman
Cicilan bulanan = P × r × (1 + r)^n ÷ ((1 + r)^n - 1)
- P = pokok, jumlah pinjaman
- r = suku bunga bulanan (suku bunga tahunan dibagi 12 dan dibagi 100)
- n = jumlah cicilan bulanan (jumlah tahun dikalikan 12)
Jawaban cepat cicilan pinjaman
Berapa cicilan bulanan pinjaman Rp500.000.000 dengan bunga 9% selama 20 tahun?
Cicilan bulanannya Rp4.498.630 (Rp500.000.000 × 0,0075 × 1,0075^240 ÷ (1,0075^240 − 1)).
Berapa total bunga pinjaman Rp500.000.000, bunga 9%, tenor 20 tahun?
Total bunga selama 20 tahun adalah Rp579.671.147.
Jika bunga naik dari 9% ke 10%, cicilan bulanan naik berapa?
Cicilan bulanan naik dari Rp4.498.630 menjadi Rp4.825.108, naik Rp326.478.
Pinjaman Rp500.000.000 bunga 9% yang sama, kalau tenornya 15 tahun bukan 20, cicilannya berapa?
Dengan tenor 15 tahun, cicilannya Rp5.071.333, lebih tinggi dari Rp4.498.630 pada tenor 20 tahun.
Mempersingkat tenor dari 20 tahun ke 15 tahun menghemat berapa bunga?
Total bunga turun dari Rp579.671.147 menjadi Rp412.839.926, hemat Rp166.831.221.
Berapa cicilan Rp500.000.000 dengan bunga 10%, tenor 20 tahun?
Cicilannya Rp4.825.108.
Berapa cicilan Rp800.000.000 dengan bunga 8%, tenor 15 tahun?
Cicilannya Rp7.645.217.
Berapa cicilan Rp50.000.000 dengan bunga 10%, tenor 5 tahun?
Cicilannya Rp1.062.352.
Contoh cicilan bulanan
| Jumlah pinjaman | Bunga | Tenor | Cicilan bulanan | Total bunga |
|---|
| Rp500.000.000 | 9% | 20 tahun | Rp4.498.630 | Rp579.671.147 |
| Rp500.000.000 | 9% | 15 tahun | Rp5.071.333 | Rp412.839.926 |
| Rp500.000.000 | 10% | 20 tahun | Rp4.825.108 | Rp658.025.974 |
| Rp800.000.000 | 8% | 15 tahun | Rp7.645.217 | Rp576.139.001 |
| Rp50.000.000 | 10% | 5 tahun | Rp1.062.352 | Rp13.741.134 |
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan antara cicilan tetap (anuitas) dan pokok tetap?
Cicilan tetap (anuitas) membuat cicilan bulanan tetap sama sepanjang tenor; bunga mendominasi di awal dan pokok mendominasi belakangan. Pokok tetap membuat porsi pokok yang dibayar setiap bulan tetap sama, sehingga cicilan dimulai lebih tinggi lalu menurun seiring waktu, menghasilkan total bunga lebih kecil tetapi beban awal lebih berat.
Apakah suku bunga yang lebih rendah selalu berarti cicilan bulanan lebih rendah?
Ya. Untuk pokok dan tenor yang sama, suku bunga yang lebih rendah selalu menghasilkan cicilan bulanan dan total bunga yang lebih rendah, karena pembilang dan penyebut rumus sama-sama mengecil seiring suku bunga.
Bagaimana tenor pinjaman memengaruhi total bunga?
Tenor yang lebih panjang menurunkan cicilan bulanan tetapi meningkatkan total bunga, karena bunga terus bertambah pada sisa pokok selama lebih banyak bulan. Pada tabel di atas, memperpanjang KPR Rp500.000.000 dengan bunga 9% dari 15 tahun menjadi 20 tahun menaikkan total bunga dari Rp412.839.926 menjadi Rp579.671.147.
Apakah kalkulator ini mencakup biaya atau pajak?
Tidak. Alat ini hanya menghitung pokok dan bunga, dengan asumsi suku bunga tetap tanpa masa tenggang. Pinjaman nyata bisa mencakup biaya provisi, asuransi, pajak properti, atau suku bunga mengambang yang mengubah cicilan aktual dari waktu ke waktu.
Kalkulator ini hanya memperkirakan cicilan dari pokok, suku bunga tahunan tetap, dan tenor. Ketentuan pinjaman aktual seperti biaya, suku bunga mengambang, denda pelunasan dipercepat, atau masa tenggang dapat mengubah cicilan sebenarnya, jadi anggap hasil ini sebagai referensi dan konfirmasikan ketentuan pasti dengan pemberi pinjaman sebelum menandatangani perjanjian.